intsoftscape

around of me…and share…

Pengertian Ilmu

Arti ilmu secara etimologi

Kata ilmu sendiri merupakan kata serapan dari bahasa Arab “ilm” yang berarti memahami, mengerti, atau mengetahui. Dalam kaitan penyerapan katanya, ilmu pengetahuan dapat berarti memahami suatu pengetahuan, dan ilmu sosial dapat berarti mengetahui masalah-masalah sosial, dan lain sebagainya.

Ilmu adalah seluruh usaha sadar untuk menyelidiki, menemukan dan meningkatkan pemahaman manusia dari berbagai segi kenyataan dalam alam manusia. Segi-segi ini dibatasi agar dihasilkan rumusan-rumusan yang pasti. Ilmu memberikan kepastian dengan membatasi lingkup pandangannya, dan kepastian ilmu-ilmu diperoleh dari keterbatasannya.

Contoh: Ilmu alam hanya bisa menjadi pasti setelah lapangannya dibatasi kedalam hal yang bahani (materiil saja) atau ilmu psikologi hanya bisa meramalkan perilaku manusia jika membatasi lingkup pandangannya ke dalam segi umum dari perilaku manusia yang kongkrit. Berkenaan dengan contoh ini, ilmu-ilmu alam menjawab pertanyaan tentang berapa jauhnya matahari dari bumi, atau ilmu psikologi menjawab apakah seorang pemudi sesuai untuk menjadi perawat.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, Ilmu memiliki 2 pengertian, yaitu;

  1. Ilmu diartikan sebagai suatu pengetahuan tentang  suatu bidang yang disusun secara bersistem menurut metode-metode tertentu, yang dapat digunakan untuk menerapkan gejala-gejala tertentu dibidang (pengetahuan) tersebut, seperti ilmu hukum, ilmu pendidikan, ilmu ekonomi dan sebagainya.
  2. Ilmu diartikan sebagai pengetahuan atau kepandaian, tentang soal duniawi, akhirat, lahir, bathin, dan sebagainya, seperti ilmu akhirat, ilmu akhlak, ilmu bathin, ilmu sihir, dan sebagainya.

KESIMPULAN:

Ilmu : merupakan kumpulan pengetahuan yang disusun secara sistematis, dengan menggunakan metode-metode tertentu.

Pengetahuan merupakan produk dari kegiatan berpikir. Proses dalam membuahkan pengetahuan merupakan serangkaian gerak pemikiran dalam mengikuti jalan pemikiran tertentu yang akhirnya sampai pada sebuah kesimpulan yang berupa pengetahuan. Gerakan pemikiran ini menggunakan lambang sebagai abstraksi dari objek yang kita pikirakan. Bahasa adalah salah satu lambang dari lambang tersebut. Dengan bahasa, objek-objek tersebut dinyatakan dengan kata-kata. (Jujun S. Suriasumantri,1984: hal. 2)

Pada hakekatnya, upaya manusia dalam memperoleh pengetahuan didasarkan pada 3 masalah pokok, yaitu: (Jujun S. Suriasumantri,1984: hal. 2)

  1. Apakah yang ingin kita ketahui?
  2. Bagaimana cara kita memperoleh pengetahuan?
  3. Apakah nilai pengetahuan tersebut bagi kita?

Ilmu merupakan salah satu dari buah pemikiran manusia dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan ini, dimana ilmu merupakan salah satu dari pengetahuan manusia.

Dari pertanyaan-pertanyaan diatas munculah 3 aspek peninjauan ilmu untuk mempelajari masalah ini secara mendalam, yaitu: (Jujun S. Suriasumantri,1984: hal. 5)

  1. Ontologi ilmu, yaitu membahas tentang apa yang ingin kita ketahui
  2. Epistemologi, membahas bagaimana kita mendapatkan pengetahuan mengenai objek tersebut.
  3. Axiologi, yaitu teori tentang nilai.

April 16, 2010 - Posted by | PENGETAHUAN | , , , , , , ,

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: